Cara Melancarkan ASI Setelah Melahirkan Secara Normal

Cara melancarkan ASI setelah melahirkan adalah salah satu pertanyaan yang diajukan ibu yang paling sering bagi setiap ibu melahirkan, dari yang baru pertama kali melahirkan maupun yang sudah berkali-kali melahirkan. Banyak ibu menyakan hal ini karena ibu percaya bahwa bayi yang sehat adalah bayi yang mendapatkan nutrisi dari ASI ibu yang merupakan slaah satu asupan yang pantas untuk bayi agar sehat dan sempurna dalam perkembangan dan pertumbuhan bayi. ASI eksklusif merupakan salah satu metode yang harus digencarkan di Indonesia lagi karena ini merupakan salah satu program yang baik yang dpaat membuat bayi untuk tetap sehat. ASI eksklusif adalah program untuk memberikan ASI kepada bayi mulai dari lahir hingga berumur 1 tahun, karena ASI ibu memiliki antibodi yang merupakan salah satu system pertahanan tubuh dari zat asing yang dapat membuat bayi terserang penyakit. Sehingga bila memberikan ASI rutin selama 1 tahun dapat mencegah beberapa penyakit saat besar nanti. beda dengan susu formula yang hanya memberikan nutrisi pada bayi namun tidak memberikan antibodi pada bayi.

Salah satu cara melancarkan ASI setelah melahirkan adalah dengan cara memijat bagian payudara ibu. Karena pijatan ini merupakan salah satu cara untuk merangsang hormon yang ada pada ibu yang merupakan slaah satu hormon yang bernama oksitosin yang dpaat memproduksi ASI. Bagian yang dipijat adalah bagian luar dan juga putting ibu yang merupakan salah satu tempat pengeluaran ASI. Caranya adalah dengan memijat payudara dengan 2 jari yaitu jari tengah dan jari telunjuk yang dihentakan secara lembut mulai dari arah luar menuju ke bagian putting dengan cara memutar. Hal ini guna untuk merangsang kelenjar yang ada di payudara untuk menghasilkan ASI, cara ini dapat dilihat di Umi Hilma.

Dengan mengetahui cara melancarkan ASI setelah melahirkan diharapkan ibu dapat melakukannya dengan mandiri atau dibantu bersama suami agar bayi terjamin kesehatannya dan juga perumbuhan dan perkembangan bayi menjadi lebih baik dan tahan terhadap berbagai penyakit.